Kriminal

Serangan Brutal di Cipondoh Tangerang, Polisi Amankan Pelaku

author Sondang

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Polisi mengimbau masyarakat mengedepankan komunikasi dan melaporkan potensi konflik sejak dini. Foto ist
Polisi mengimbau masyarakat mengedepankan komunikasi dan melaporkan potensi konflik sejak dini. Foto ist

i

Disclaimer : "Informasi dalam berita ini tidak ditujukan untuk menginspirasi kepada siapapun untuk melakukan tindakan serupa. Bagi pembaca yang merasakan gejala depresi, harap segera berkonsultasi dengan psikolog atau pihak profesional"

GoBanten.com - Kekerasan antarwarga kembali terjadi di wilayah penyangga ibu kota. Seorang pria berinisial AS mengalami luka serius setelah ditusuk tetangganya sendiri, EJ (35), di Poris Plawad, Cipondoh, Kota Tangerang.

Polisi menyebut motif sementara dipicu dendam pribadi yang berlarut tanpa penyelesaian.

Peristiwa terjadi sekitar pukul 12.30 WIB di Jalan KH Agus Salim, Gang Sawo 3, saat korban mengantar anaknya ke sekolah. Tanpa cekcok terbuka, pelaku diduga langsung menyerang menggunakan senjata tajam. Korban mengalami sembilan luka tusuk dan sabetan di perut, punggung, pipi, dan kepala.

Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol. Dr. Raden Muhammad Jauhari menegaskan aparat bergerak cepat setelah menerima laporan melalui layanan darurat 110.

“Personel Polsek Cipondoh segera menuju lokasi dan mengamankan pelaku tidak jauh dari TKP. Kecepatan respons penting untuk mencegah eskalasi di kawasan permukiman padat,” kata Jauhari, Jumat (6/2/2026).

Polisi menyita sejumlah barang bukti, antara lain satu bilah pisau, pakaian korban berlumur darah, sepeda motor listrik, jas hujan, serta hasil visum et repertum. EJ kini ditahan untuk pemeriksaan lanjutan.

Dari keterangan awal, pelaku mengaku menyimpan sakit hati karena merasa korban kerap merendahkan dirinya dan keluarga. Aparat menilai motif tersebut menunjukkan konflik sosial tingkat mikro yang dibiarkan mengendap tanpa mekanisme mediasi.

“Kami mendalami latar belakang hubungan kedua pihak. Kekerasan bukan solusi. Setiap perselisihan harus ditempuh melalui jalur hukum atau mediasi,” tegas Jauhari.

Seorang warga sekitar yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan serangan terjadi begitu cepat hingga warga tak sempat melerai.

“Korban langsung tersungkur. Warga panik, lalu berusaha menolong dan menghubungi polisi,” ujarnya.

Korban masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit. Polisi mengimbau masyarakat mengedepankan komunikasi dan melaporkan potensi konflik sejak dini.

Peristiwa di Poris Plawad kembali menyoroti kerentanan konflik antarwarga di kawasan urban yang padat—perselisihan personal yang dibiarkan berlarut dapat berubah menjadi kekerasan serius ketika pengawasan sosial dan ruang mediasi tidak berjalan efektif.

(Tri Handiyatno)

Berita Terbaru

HUT ke-22 DPD RI, 89 Pendonor Ikuti Aksi Kemanusiaan di Yogyakarta

HUT ke-22 DPD RI, 89 Pendonor Ikuti Aksi Kemanusiaan di Yogyakarta

Rabu, 21 Okt 2026 10:36 WIB

Rabu, 21 Okt 2026 10:36 WIB

PMI Kota Yogyakarta memiliki persediaan sekitar 4.200 kantong darah yang melayani sekitar 42 rumah sakit di Kota Yogyakarta dan wilayah sekitarnya.…

Putusan PK MA dan Sengketa Saham RSIA Family, Pemegang Saham Minoritas Tempuh Jalur Hukum

Putusan PK MA dan Sengketa Saham RSIA Family, Pemegang Saham Minoritas Tempuh Jalur Hukum

Rabu, 21 Okt 2026 09:42 WIB

Rabu, 21 Okt 2026 09:42 WIB

Primaditya menyatakan pihaknya telah mengirimkan surat keberatan sebelum RUPS digelar dan meminta agar rapat dibatalkan…

Dua Penghargaan Internasional Perkuat Reputasi Terminal Teluk Lamong

Dua Penghargaan Internasional Perkuat Reputasi Terminal Teluk Lamong

Sabtu, 17 Okt 2026 16:30 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 16:30 WIB

Terminal Teluk Lamong meraih dua penghargaan internasional di Singapura, dengan pertumbuhan arus petikemas 12,38 persen hingga Agustus 2026.…

Ledakan Ruko Pasar Cimanggis Tangsel Tewaskan 2 Orang, Tabung Gas 52 Kg Jadi Sorotan

Ledakan Ruko Pasar Cimanggis Tangsel Tewaskan 2 Orang, Tabung Gas 52 Kg Jadi Sorotan

Kamis, 15 Okt 2026 11:31 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 11:31 WIB

Polisi masih perlu memastikan jenis gas yang digunakan, cara penyimpanannya, serta aktivitas yang berlangsung di dalam ruko sebelum peristiwa terjadi.…

145 Warga Serpong Lagoon Kena Muntaber, Sampel Air Ditemukan Bakteri E. coli

145 Warga Serpong Lagoon Kena Muntaber, Sampel Air Ditemukan Bakteri E. coli

Rabu, 14 Okt 2026 09:46 WIB

Rabu, 14 Okt 2026 09:46 WIB

Kondisi ini menjadi perhatian karena sejumlah warga mengalami gangguan kesehatan, bahkan harus mendapatkan perawatan di rumah sakit.…

Lima Tahun Bersama Pelindo, Terminal Teluk Lamong Perkuat Integrasi dan Digitalisasi

Lima Tahun Bersama Pelindo, Terminal Teluk Lamong Perkuat Integrasi dan Digitalisasi

Rabu, 07 Okt 2026 20:52 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 20:52 WIB

Lima tahun pascamerger Pelindo, Terminal Teluk Lamong mencatat pertumbuhan throughput 64,6 persen pada 2025 dan kini mengelola tiga terminal peti kemas.…