Pendidikan

22 SD Negeri Terendam Banjir, APBD Kabupaten Serang Dipertanyakan

author Sondang

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Sekolah-sekolah yang berada di zona rawan banjir tetap beroperasi bertahun-tahun tanpa solusi permanen. Foto ilustrasi/ media center Riau.go.id
Sekolah-sekolah yang berada di zona rawan banjir tetap beroperasi bertahun-tahun tanpa solusi permanen. Foto ilustrasi/ media center Riau.go.id

i

BANTEN, GoBanten.com - Banjir yang kembali merendam 22 Sekolah Dasar Negeri (SDN) di Kabupaten Serang memunculkan dugaan kuat adanya pembiaran sistematis oleh pemerintah daerah dan DPRD. Sekolah-sekolah yang berada di zona rawan banjir tetap beroperasi bertahun-tahun tanpa solusi permanen, meski dampaknya berulang dan memutus proses belajar siswa.

Kondisi terparah terjadi di SDN 1 Koper, Kecamatan Cikande, yang sudah dua pekan terendam banjir akibat luapan Sungai Cidurian. Namun hingga kini, tidak ada langkah tegas relokasi atau pembangunan pengaman permanen.

“Kami masih mengkaji apakah sekolah perlu direlokasi,” ujar Kabid Pembinaan SDN Dindikbud Kabupaten Serang, Abidin Nasyar, Kamis (29/1/2026).

Pernyataan tersebut justru menegaskan lambannya respons kebijakan, mengingat banjir bukan kejadian baru. SDN Songgom Jaya juga terendam selama sepekan dengan alasan serupa: berdiri di dekat sungai dan area persawahan.

Sementara itu, BPBD Kabupaten Serang mencatat bencana hidrometeorologi melanda 27 kecamatan, dengan 38.345 jiwa terdampak. Data ini memperlihatkan bahwa risiko lingkungan telah diketahui secara struktural, namun tak diikuti keputusan anggaran dan tata ruang yang tegas.

Pertanyaan kini mengarah pada peran Pemkab Serang dan DPRD dalam fungsi perencanaan dan pengawasan. Mengapa sekolah-sekolah di bantaran sungai tetap dipertahankan? Apakah anggaran mitigasi banjir dan relokasi fasilitas publik pernah dibahas serius di DPRD, atau terus dikalahkan oleh prioritas lain?

Akibat ketiadaan keputusan politik, siswa terpaksa belajar di rumah warga atau secara daring, tanpa kepastian kapan bisa kembali ke sekolah yang aman. “Anak-anak tetap belajar, meski tidak di sekolah,” kata Abidin.

Kasus ini menegaskan bahwa banjir bukan sekadar bencana alam, melainkan konsekuensi kebijakan. Selama Pemkab dan DPRD hanya bergerak saat air naik, pendidikan anak-anak di Kabupaten Serang akan terus menjadi korban kelalaian struktural.

Berita Terbaru

Nyamar Jadi Mata Elang, Dua Pencuri Motor Dibekuk di Curug Tangerang

Nyamar Jadi Mata Elang, Dua Pencuri Motor Dibekuk di Curug Tangerang

Senin, 20 Apr 2026 18:36 WIB

Senin, 20 Apr 2026 18:36 WIB

Kapolres Metro Tangerang Kota, Raden Muhammad Jauhari, mengungkapkan pelaku menjalankan modus ganda untuk mengelabui warga.…

BNI Komitmen Kembalikan Dana Nasabah Aek Nabara, Ini Skemanya

BNI Komitmen Kembalikan Dana Nasabah Aek Nabara, Ini Skemanya

Senin, 20 Apr 2026 13:25 WIB

Senin, 20 Apr 2026 13:25 WIB

BNI menegaskan sejak kasus mencuat pada Februari 2026, perseroan telah mengambil langkah awal dengan menyerahkan sebagian dana sebagai bentuk itikad baik.…

Kampus Diminta Bangun Sistem Pengawasan Ketat Cegah Predator Seksual

Kampus Diminta Bangun Sistem Pengawasan Ketat Cegah Predator Seksual

Senin, 20 Apr 2026 10:46 WIB

Senin, 20 Apr 2026 10:46 WIB

Kampus seharusnya menjadi penjaga peradaban, tetapi rentetan kasus yang terjadi menunjukkan adanya kegagalan sistemik dalam perlindungan civitas akademika.…

Jaksa Kejati Banten Ditahan, Kasus Barang Bukti Pandawa Mandiri Disorot

Jaksa Kejati Banten Ditahan, Kasus Barang Bukti Pandawa Mandiri Disorot

Minggu, 19 Apr 2026 19:31 WIB

Minggu, 19 Apr 2026 19:31 WIB

Aset yang dipermasalahkan meliputi properti, kendaraan, hingga uang tunai miliaran rupiah.…

12 IPA 4 Jadi Series, Ekspektasi Tinggi Usai Viral di TikTok

12 IPA 4 Jadi Series, Ekspektasi Tinggi Usai Viral di TikTok

Minggu, 19 Apr 2026 17:47 WIB

Minggu, 19 Apr 2026 17:47 WIB

Pemeran utama Junior Robert menilai tantangan terbesar bukan sekadar penampilan, tetapi membangun interaksi yang terasa natural layaknya anak sekolah.…

FORWAN Gelar Diskusi NGOBRAS 2026, Ati Ganda Siap Berbagi Pengalaman

FORWAN Gelar Diskusi NGOBRAS 2026, Ati Ganda Siap Berbagi Pengalaman

Minggu, 19 Apr 2026 13:24 WIB

Minggu, 19 Apr 2026 13:24 WIB

Kegiatan ini menjadi bagian perayaan 12 tahun FORWAN sekaligus ruang diskusi lintas sektor seni yang mengangkat peran perempuan dalam industri kreatif.…