Banjir Banten

Banjir Banten Dipicu Hutan Gundul, Pembalakan Liar dan Tambang Ilegal

author Sondang

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ade juga menyoroti program sertifikat tanah elektronik yang digadang-gadang sebagai solusi modernisasi layanan pertanahan.
Ade juga menyoroti program sertifikat tanah elektronik yang digadang-gadang sebagai solusi modernisasi layanan pertanahan.

i

JAKARTA, GoBanten.com -Anggota Komite I DPD RI asal Banten, Ade Yuliasih, melontarkan kritik tajam terhadap lemahnya pengelolaan kawasan hutan yang dinilai menjadi biang kerok banjir di berbagai wilayah Banten. Ia juga mempertanyakan kesiapan sumber daya manusia (SDM) Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) dalam menjalankan program sertifikat tanah elektronik.

Sorotan itu disampaikan Ade dalam Rapat Kerja Komite I DPD RI bersama Kementerian ATR/BPN dan Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni di Kompleks Parlemen Senayan, Senin (26/1/2026).

Menurut Ade, banjir yang melanda Kabupaten Serang dan sekitarnya bukan sekadar bencana alam, melainkan buah dari kerusakan hutan akibat pembalakan liar, galian C, dan tambang emas ilegal. Ia mencatat sedikitnya 19 kecamatan terdampak, dengan beban sosial dan ekonomi yang kian menekan warga.

“Ketika banjir terjadi, persoalannya bukan hanya rumah terendam. Masyarakat juga kesulitan memenuhi kebutuhan hidup. Mencari makan saja sulit dalam kondisi seperti itu,” kata Ade.

Ia menilai pengawasan kawasan hutan selama ini terlalu longgar, sehingga aktivitas ilegal terus berulang tanpa penindakan tegas. Ade mendesak pemerintah pusat tidak lagi menormalisasi kerusakan lingkungan sebagai risiko pembangunan.

Tak hanya soal kehutanan, Ade juga menyoroti program sertifikat tanah elektronik yang digadang-gadang sebagai solusi modernisasi layanan pertanahan. Di lapangan, ia menemukan masih banyak persoalan mendasar, mulai dari data yang tidak sinkron, kesalahan pemetaan, hingga proses peralihan hak yang berlarut-larut.

“Saya alami sendiri. Karena itu saya belum yakin konflik agraria bisa diselesaikan optimal kalau kesiapan SDM ATR/BPN masih seperti ini. Solusinya harus dimulai dari penguatan SDM,” tegasnya.

Menanggapi kritik tersebut, Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni mengakui perlunya evaluasi menyeluruh. Ia menyebut bencana banjir harus menjadi alarm keras untuk membenahi tata kelola kehutanan dan pertanahan.

“Kami akan memperkuat pengawasan melalui penambahan polisi hutan, pemanfaatan teknologi pemantauan kawasan, serta integrasi data dan peta dalam satu platform terpadu,” ujar Raja Juli.

Namun, komitmen itu dinilai belum cukup tanpa langkah konkret dan pengawasan lintas kementerian yang tegas. DPD RI meminta pemerintah berhenti pada janji, dan mulai menunjukkan hasil nyata, sebelum krisis lingkungan dan konflik agraria kian membebani masyarakat Banten.

Berita Terbaru

Listyo Sigit Perkuat Pembinaan Atlet Balap Sepeda Menuju Olimpiade 2028

Listyo Sigit Perkuat Pembinaan Atlet Balap Sepeda Menuju Olimpiade 2028

Jumat, 30 Okt 2026 10:14 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 10:14 WIB

Listyo juga menyampaikan apresiasi kepada para pelatih yang turut berperan dalam pencapaian tersebut, yakni M. Aliza Gibran untuk nomor Mountain Bike.…

Nasib Karier Prof. Dasaad Jadi Perhatian, Dugaan Pengaduan Fiktif Masuk Penyelidikan Polri

Nasib Karier Prof. Dasaad Jadi Perhatian, Dugaan Pengaduan Fiktif Masuk Penyelidikan Polri

Senin, 26 Okt 2026 16:05 WIB

Senin, 26 Okt 2026 16:05 WIB

Ketua Indonesia Police Watch (IPW) Sugeng Teguh Santoso, S.H., M.H. mendorong penyidik Bareskrim Polri untuk segera meningkatkan status pemeriksaan.…

Pendaftaran Haji CIMB Niaga Syariah Tumbuh 64 Persen, Layanan Digital Makin Diminati

Pendaftaran Haji CIMB Niaga Syariah Tumbuh 64 Persen, Layanan Digital Makin Diminati

Senin, 26 Okt 2026 15:50 WIB

Senin, 26 Okt 2026 15:50 WIB

Kajian Ruang Bermakna di Surabaya menjadi penyelenggaraan kedua setelah sebelumnya digelar di Bogor.…

Irman Gusman Minta Muhammadiyah NTT Perkuat Pendidikan dan Ekonomi Rakyat

Irman Gusman Minta Muhammadiyah NTT Perkuat Pendidikan dan Ekonomi Rakyat

Minggu, 25 Okt 2026 15:53 WIB

Minggu, 25 Okt 2026 15:53 WIB

Pengembangan UMKM, perluasan akses pendidikan, dan program pemberdayaan sosial perlu berjalan beriringan agar masyarakat memiliki kesempatan lebih besar.…

Febby Rastanty Tuntaskan 7 World Marathon Majors, Lanjutkan Perjalanan Lari di Indonesia

Febby Rastanty Tuntaskan 7 World Marathon Majors, Lanjutkan Perjalanan Lari di Indonesia

Sabtu, 24 Okt 2026 15:58 WIB

Sabtu, 24 Okt 2026 15:58 WIB

Pencapaian tersebut mengantarkan Febby meraih gelar Seven Star Finisher setelah menuntaskan maraton ketujuhnya di Sydney pada 2026.…

HUT ke-22 DPD RI, 89 Pendonor Ikuti Aksi Kemanusiaan di Yogyakarta

HUT ke-22 DPD RI, 89 Pendonor Ikuti Aksi Kemanusiaan di Yogyakarta

Rabu, 21 Okt 2026 10:36 WIB

Rabu, 21 Okt 2026 10:36 WIB

PMI Kota Yogyakarta memiliki persediaan sekitar 4.200 kantong darah yang melayani sekitar 42 rumah sakit di Kota Yogyakarta dan wilayah sekitarnya.…