Daur Ulang Plastik

AQUVIVA Perluas Inisiatif Daur Ulang Lewat Jaringan Alfamart

author Sondang

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kami ingin mendorong partisipasi publik agar pengelolaan botol plastik tidak lagi dianggap merepotkan.
Kami ingin mendorong partisipasi publik agar pengelolaan botol plastik tidak lagi dianggap merepotkan.

i

TANGERANG, GoBanten.com -Upaya pengurangan sampah plastik terus diperluas melalui kolaborasi lintas sektor. AQUVIVA bekerja sama dengan Plasticpay menghadirkan Reverse Vending Machine (RVM) di sejumlah gerai Alfamart, sebagai langkah mendekatkan praktik daur ulang ke aktivitas harian masyarakat.

Penempatan RVM di jaringan ritel modern dinilai strategis karena Alfamart merupakan salah satu titik kunjungan rutin masyarakat. Melalui fasilitas ini, konsumen dapat mengelola botol plastik bekas secara lebih mudah dan praktis, tanpa harus mencari lokasi daur ulang khusus.

Senior Public Relations Manager Alfamart, Eris Estrada Sembiring, mengatakan kolaborasi tersebut menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung agenda keberlanjutan lingkungan.

“Kolaborasi Alfamart bersama AQUVIVA dan Plasticpay merupakan langkah konkret dalam mendukung keberlanjutan. Melalui Reverse Vending Machine yang tersedia di gerai Alfamart, konsumen kini semakin mudah berkontribusi dalam menjaga lingkungan dengan mengelola botol plastik,” ujar Eris, Sabtu (10/1/2026).

Menurut Eris, keterlibatan ritel dalam isu lingkungan menjadi penting karena dapat menjembatani kebijakan keberlanjutan dengan kebiasaan masyarakat sehari-hari. Dengan demikian, aksi pengelolaan sampah tidak lagi terbatas pada kampanye, tetapi hadir langsung di ruang publik.

Dari sisi inisiator, AQUVIVA menilai kehadiran RVM ini sebagai bagian dari perjalanan komitmen jangka panjang perusahaan terhadap pengelolaan lingkungan yang bertanggung jawab. Melalui kerja sama dengan Plasticpay dan Alfamart, AQUVIVA mendorong perubahan perilaku masyarakat agar daur ulang menjadi bagian dari gaya hidup seimbang.

Perwakilan AQUVIVA menyampaikan bahwa pendekatan kolaboratif menjadi kunci dalam membangun ekosistem ekonomi sirkular yang berkelanjutan. “Kami ingin mendorong partisipasi publik agar pengelolaan botol plastik tidak lagi dianggap merepotkan. Dengan memanfaatkan lokasi yang dekat dengan keseharian masyarakat, diharapkan kesadaran dan keterlibatan dalam daur ulang dapat meningkat,” kata perwakilan AQUVIVA.

Sementara itu, Plasticpay sebagai penyedia teknologi RVM berperan dalam memastikan botol plastik yang dikumpulkan dapat tercatat dan dikelola secara sistematis. Mekanisme ini diharapkan dapat memperkuat rantai daur ulang, sekaligus memberikan nilai tambah bagi sampah plastik yang sebelumnya berakhir di tempat pembuangan.

Saat ini, RVM AQUVIVA bersama Plasticpay telah tersedia di sejumlah lokasi, antara lain Alfamart Drive Thru Alam Sutera, Alfamart Head Office, Alfamart Tebet, Jakarta Selatan, serta beberapa titik mitra ritel dan pusat perbelanjaan strategis di wilayah Jakarta, Tangerang, Bekasi, dan Bali.

Ke depan, perluasan titik RVM diharapkan dapat menjangkau lebih banyak wilayah dan memperkuat kolaborasi antara pelaku usaha, penyedia teknologi, dan masyarakat dalam upaya pengurangan sampah plastik di Indonesia.

Berita Terbaru

Man Sinner Luncurkan “Bumi Menangis (Unplugged)” sebagai Respons Bencana Banjir di Sumatra dan Aceh

Man Sinner Luncurkan “Bumi Menangis (Unplugged)” sebagai Respons Bencana Banjir di Sumatra dan Aceh

Senin, 12 Jan 2026 10:16 WIB

Senin, 12 Jan 2026 10:16 WIB

Video klip lagu ini menampilkan kompilasi visual banjir di berbagai daerah di Indonesia.…

Peredaran Tramadol Marak di Tangsel, Kinerja Kapolres Tangsel AKBP Boy Jumalolo Dipertanyakan!

Peredaran Tramadol Marak di Tangsel, Kinerja Kapolres Tangsel AKBP Boy Jumalolo Dipertanyakan!

Senin, 12 Jan 2026 09:59 WIB

Senin, 12 Jan 2026 09:59 WIB

CIPUTAT, GoBanten.com -Praktik penjualan obat keras ilegal di kawasan Jombang, Ciputat, Tangerang Selatan, kembali menjadi sorotan publik. Sebuah kios kecil di…

Kasus Pajak PT Wanatiara Persada: KPK Sita Rp 6,38 Miliar dari Suap Pajak

Kasus Pajak PT Wanatiara Persada: KPK Sita Rp 6,38 Miliar dari Suap Pajak

Minggu, 11 Jan 2026 19:32 WIB

Minggu, 11 Jan 2026 19:32 WIB

KPK menyita sejumlah barang bukti bernilai fantastis, mulai dari uang tunai hingga logam mulia, dengan total mencapai Rp 6,38 miliar.…

Jejak Pemasok Tramadol Mengarah ke Jakarta Barat

Jejak Pemasok Tramadol Mengarah ke Jakarta Barat

Minggu, 11 Jan 2026 09:50 WIB

Minggu, 11 Jan 2026 09:50 WIB

Kapolsek Kragilan Kompol Dwi Hary menyebut pengungkapan kasus ini bermula dari laporan masyarakat yang resah.…

Rizal Ramli dan Jejak Pemikiran Kritis yang Terus Diperjuangkan

Rizal Ramli dan Jejak Pemikiran Kritis yang Terus Diperjuangkan

Sabtu, 10 Jan 2026 15:44 WIB

Sabtu, 10 Jan 2026 15:44 WIB

Putra almarhum, Dipo Satria Ramli, mengaku terharu atas peringatan haul yang digelar di Surabaya.…

14 Hari Buang Sampah ke Cileungsi, Tangsel Keluar Rp 1,26 Miliar

14 Hari Buang Sampah ke Cileungsi, Tangsel Keluar Rp 1,26 Miliar

Jumat, 09 Jan 2026 20:37 WIB

Jumat, 09 Jan 2026 20:37 WIB

Pemkot harus membayar biaya pengelolaan atau tipping fee sebesar Rp 450 ribu per ton kepada PT Aspex Kumbong.…