Sampah Tangsel

Warga Taktakan Tolak Sampah Tangsel: Bau Menyengat dan Amdal Dipertanyakan

author Sondang

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Warga mempertanyakan kejelasan dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal) yang menjadi dasar setiap kerja sama pengelolaan sampah lintas daerah.
Warga mempertanyakan kejelasan dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal) yang menjadi dasar setiap kerja sama pengelolaan sampah lintas daerah.

i

SERANG, GoBanten.com - Lagi, penolakan keras muncul dari warga Kecamatan Taktakan, Kota Serang, Banten, terhadap kelanjutan kerja sama pembuangan sampah dari Kota Tangerang Selatan (Tangsel) ke TPSA Cilowong. Warga menilai aktivitas tersebut telah menimbulkan dampak lingkungan serius, mulai dari bau menyengat hingga kekhawatiran pencemaran air dan tanah.

Seorang warga, Syukir (58) menyebut pengangkutan sampah dari Tangsel membuat kondisi lingkungan sekitar menjadi tidak nyaman. Bau yang ditimbulkan dinilai mengganggu aktivitas harian warga. “Kami tegas menolak, baunya sangat mengganggu dan tidak nyaman sekali,” ujarnya, Jumat (9/1/2026).

Ia menegaskan, warga setempat tidak pernah dilibatkan atau dimintai persetujuan terkait kerja sama pembuangan sampah tersebut. Menurutnya, pengiriman sampah berjalan tanpa sosialisasi yang memadai dari Pemerintah Kota Serang.

“Masyarakat mana yang menyetujui? Tahu-tahu sudah jalan kerja samanya. Kami tidak pernah diajak bicara,” katanya.

Kritik warga tak berhenti pada soal bau. Warga lainnya, Ningsih (37) mempertanyakan kejelasan dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal) yang seharusnya menjadi dasar setiap kerja sama pengelolaan sampah lintas daerah. “PKS itu pasti ada Amdalnya. Dampaknya harus dikaji dulu. Ini Amdalnya mana? Kami juga ingin tahu air lindinya akan dikelola seperti apa,” tegas Ningsih.

Ia mengingatkan, Kecamatan Taktakan selama ini dikenal sebagai salah satu kawasan hijau atau paru-paru Kota Serang. Menurutnya, kawasan tersebut seharusnya dilindungi, bukan justru dijadikan lokasi penampungan masalah lingkungan dari daerah lain.

Merasa aspirasinya diabaikan, warga pun melayangkan ultimatum kepada Pemerintah Kota Serang. Jika pengiriman sampah dari Tangsel tetap dilanjutkan tanpa kejelasan kajian lingkungan dan persetujuan warga, aksi unjuk rasa lanjutan dengan skala lebih besar dipastikan akan digelar. “Kalau kerja sama ini tetap dilanjutkan, kami pasti demo lagi,” ujar Ningsih.

Merespons penolakan warga, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Serang Farach Richi menyatakan pengiriman sampah dari Tangsel ke TPSA Cilowong dihentikan sementara mulai Selasa sore. Keputusan tersebut diambil untuk meredam gejolak dan mengevaluasi dampak kebijakan yang ada.

“Untuk sementara sore ini kami hentikan dulu. Surat sudah kami kirim ke DLH Tangsel. Masukan masyarakat akan kami evaluasi dan dilaporkan ke Wali Kota Serang untuk menentukan kebijakan selanjutnya,” kata Farach.

Penghentian sementara ini menjadi sinyal kuat bahwa polemik pembuangan sampah lintas daerah tak sekadar soal teknis pengelolaan, tetapi juga menyangkut transparansi kebijakan, perlindungan lingkungan, dan hak warga yang terdampak langsung.

Berita Terbaru

Banjir dan Longsor di Sumatera, Sultan Minta Pemerintah Percepat Rehabilitasi

Banjir dan Longsor di Sumatera, Sultan Minta Pemerintah Percepat Rehabilitasi

Jumat, 11 Sep 2026 19:10 WIB

Jumat, 11 Sep 2026 19:10 WIB

Posisi Sumatera berada di jalur perdagangan internasional Selat Malaka dan Samudera Hindia perlu dimanfaatkan melalui pembentukan koridor ekonomi.…

Operasi SAR Hari Keempat, Pencarian Delapan Korban Speed Boat Diperluas di Selat Sunda

Operasi SAR Hari Keempat, Pencarian Delapan Korban Speed Boat Diperluas di Selat Sunda

Jumat, 11 Sep 2026 18:57 WIB

Jumat, 11 Sep 2026 18:57 WIB

Al Amrad menegaskan faktor keselamatan tetap menjadi perhatian selama proses pencarian.…

Pencarian 8 Orang Hilang di Selat Sunda Berlanjut, Jurnalis Gelar Doa Bersama

Pencarian 8 Orang Hilang di Selat Sunda Berlanjut, Jurnalis Gelar Doa Bersama

Jumat, 11 Sep 2026 11:02 WIB

Jumat, 11 Sep 2026 11:02 WIB

Kegiatan ini digelar sebagai bentuk dukungan moral kepada keluarga dan kerabat para korban yang masih menunggu kabar di tengah operasi pencarian.…

Lima Jurnalis Hilang Kontak Saat Meliput Anak Krakatau, Pencarian Terus Dilakukan

Lima Jurnalis Hilang Kontak Saat Meliput Anak Krakatau, Pencarian Terus Dilakukan

Selasa, 08 Sep 2026 22:20 WIB

Selasa, 08 Sep 2026 22:20 WIB

Ketua PFI Dwi Pambudo mengatakan keselamatan jurnalis dan awak kapal menjadi perhatian utama dalam operasi pencarian.…

Abu Vulkanik Anak Krakatau Berdampak, 26 Desa di Anyer-Cinangka Dapat Masker

Abu Vulkanik Anak Krakatau Berdampak, 26 Desa di Anyer-Cinangka Dapat Masker

Senin, 07 Sep 2026 19:38 WIB

Senin, 07 Sep 2026 19:38 WIB

Sebanyak 26 desa di Kecamatan Anyer dan Cinangka mendapat bantuan masker untuk mengurangi risiko gangguan pernapasan.…

Album Bittersweet Sheryl Sheinafia Bawa Cerita Cinta, Luka, dan Ketidakpastian

Album Bittersweet Sheryl Sheinafia Bawa Cerita Cinta, Luka, dan Ketidakpastian

Senin, 07 Sep 2026 19:33 WIB

Senin, 07 Sep 2026 19:33 WIB

Bittersweet hadir sebagai karya yang personal sekaligus merefleksikan pengalaman emosional yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.…