Kejagung Cabut Cekal Dirut Djarum, Victor Dinilai Kooperatif dalam Penyidikan

author Sondang

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Direktur Utama PT Djarum, Victor Rachmat Hartono. Foto dok PB Djarum
Direktur Utama PT Djarum, Victor Rachmat Hartono. Foto dok PB Djarum

i

JAKARTA, GoBanten.com -Kejaksaan Agung mencabut status pencegahan bepergian ke luar negeri terhadap Direktur Utama PT Djarum, Victor Rachmat Hartono. Pencabutan dilakukan setelah penyidik menilai Victor kooperatif dalam proses penyidikan kasus dugaan korupsi pengurangan kewajiban pajak korporasi.

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung, Anang Supriatna, membenarkan keputusan tersebut. “Benar, terhadap yang bersangkutan telah dimintakan pencabutan oleh penyidik karena menurut penyidik yang bersangkutan kooperatif,” ujar Anang di Jakarta, Minggu (30/11/2025).

Penyidikan masih berjalan terkait dugaan tindak pidana korupsi yang melibatkan oknum pegawai Direktorat Jenderal Pajak (DJP) dan pihak swasta. Kasus ini berkaitan dengan upaya memperkecil kewajiban pajak perusahaan pada periode 2016–2020. Sebelumnya, Kejagung telah mengajukan pencegahan terhadap lima orang, termasuk mantan Dirjen Pajak Ken Dwijugiasteadi serta sejumlah pejabat dan pihak swasta lainnya.

Status pencegahan berlaku sejak 14 November 2025 hingga 14 Mei 2026 dan dapat diperpanjang sesuai kebutuhan penyidikan. Hingga saat ini, Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) telah memeriksa lebih dari 40 saksi dari unsur internal DJP maupun swasta. “Sudah 40-an saksi. Ada dari unsur birokrasi dan unsur swasta,” kata Anang, tanpa merinci lebih jauh.

Selain pemeriksaan saksi, penyidik juga menggelar penggeledahan di sejumlah lokasi di Jabodetabek pada Minggu malam (23/11/2025). Penggeledahan dilakukan di lebih dari lima titik, termasuk kediaman pihak swasta dan kantor pajak. Dari operasi tersebut, penyidik menyita sejumlah dokumen, satu unit mobil Alphard, dan dua motor besar. “Penggeledahan dilakukan di lebih dari lima, mungkin delapan titik,” ujar Anang.

Informasi tambahan menyebutkan bahwa penggeledahan turut dilakukan di rumah Victor Rachmat Hartono, kantor Djarum, serta kediaman mantan Dirjen Pajak berinisial KD, yang mengarah kepada Ken Dwijugiasteadi. Dokumen-dokumen terkait perkara ikut diamankan untuk memperkuat pendalaman penyidik atas dugaan praktik pengurangan kewajiban pajak perusahaan selama 2016–2020.

Berita Terbaru

Dari 326 Desa, Baru 27 KDMP Rampung di Serang, Ini Strategi Pemkab

Dari 326 Desa, Baru 27 KDMP Rampung di Serang, Ini Strategi Pemkab

Minggu, 17 Mei 2026 11:33 WIB

Minggu, 17 Mei 2026 11:33 WIB

Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah mengatakan, dari total 326 desa di 29 kecamatan, masih terdapat 134 desa yang belum memiliki lahan untuk pembangunan KDMP.…

Layanan Dukcapil Serang Tembus 991 Dokumen Selama Libur Nasional

Layanan Dukcapil Serang Tembus 991 Dokumen Selama Libur Nasional

Sabtu, 16 Mei 2026 19:54 WIB

Sabtu, 16 Mei 2026 19:54 WIB

Langkah ini dinilai efektif dalam memperluas jangkauan layanan publik sekaligus mempercepat penerbitan dokumen penting bagi masyarakat di Kabupaten Serang.…

Teknologi Diesel Isuzu Pangkas Biaya Operasional hingga 25 Persen

Teknologi Diesel Isuzu Pangkas Biaya Operasional hingga 25 Persen

Sabtu, 16 Mei 2026 19:45 WIB

Sabtu, 16 Mei 2026 19:45 WIB

PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) menyoroti efisiensi operasional sebagai kunci keberlanjutan bisnis pelaku usaha.…

Kunjungan ke KPU Banten, Ade Yuliasih Bahas Risiko Perpanjangan Masa Jabatan

Kunjungan ke KPU Banten, Ade Yuliasih Bahas Risiko Perpanjangan Masa Jabatan

Jumat, 15 Mei 2026 13:29 WIB

Jumat, 15 Mei 2026 13:29 WIB

Jika pemilu lokal digeser ke 2031, maka ada konsekuensi perpanjangan masa jabatan. Ini harus dikaji secara konstitusional dan kemungkinan memerlukan amandemen.…

Para Perasuk Jadi Film Terbaik FFH April 2026, Anggun dan Aming Borong Penghargaan

Para Perasuk Jadi Film Terbaik FFH April 2026, Anggun dan Aming Borong Penghargaan

Kamis, 14 Mei 2026 13:33 WIB

Kamis, 14 Mei 2026 13:33 WIB

Sepanjang April 2026, FFH mencatat sedikitnya lima film horor tayang di bioskop.…

Regulasi Mulai Dibuka, Tokenisasi Aset Siap Kuasai Pasar Indonesia

Regulasi Mulai Dibuka, Tokenisasi Aset Siap Kuasai Pasar Indonesia

Selasa, 12 Mei 2026 09:25 WIB

Selasa, 12 Mei 2026 09:25 WIB

Berdasarkan data Pintu Academy, kapitalisasi pasar tokenisasi aset melonjak dari sekitar US$1,8 miliar pada awal 2024 menjadi hampir US$40 miliar per Mei 2026.…