JAKARTA, GoBanten.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, terkait kasus dugaan korupsi proyek pembangunan jalan di Kabupaten Mempawah.
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menyebut pemeriksaan dilakukan untuk melengkapi bukti penyidikan. “KPK sudah menetapkan pihak-pihak sebagai tersangka. Nanti akan kami umumkan secara lengkap,” ujarnya di Gedung Merah Putih, Senin (25/8/2025).
Ria Norsan diperiksa dalam kapasitasnya sebagai mantan Bupati Mempawah. Penyidik mendalami usulan dana dan mekanisme pengadaan proyek jalan yang diduga merugikan keuangan negara.
Direktur Penyidikan KPK, Asep Guntur, menegaskan kasus ini berawal ketika proyek dijalankan saat Ria Norsan masih menjabat bupati. Sebelumnya, KPK juga telah melakukan penggeledahan di 16 lokasi di Mempawah, Sanggau, dan Pontianak pada April 2025, serta menyita sejumlah dokumen dan barang bukti elektronik.
Editor : Sondang
Berita Terbaru
Minggu, 17 Mei 2026 11:33 WIB
Minggu, 17 Mei 2026 11:33 WIB
Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah mengatakan, dari total 326 desa di 29 kecamatan, masih terdapat 134 desa yang belum memiliki lahan untuk pembangunan KDMP.…
Sabtu, 16 Mei 2026 19:54 WIB
Sabtu, 16 Mei 2026 19:54 WIB
Langkah ini dinilai efektif dalam memperluas jangkauan layanan publik sekaligus mempercepat penerbitan dokumen penting bagi masyarakat di Kabupaten Serang.…
Sabtu, 16 Mei 2026 19:45 WIB
Sabtu, 16 Mei 2026 19:45 WIB
PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) menyoroti efisiensi operasional sebagai kunci keberlanjutan bisnis pelaku usaha.…
Jumat, 15 Mei 2026 13:29 WIB
Jumat, 15 Mei 2026 13:29 WIB
Jika pemilu lokal digeser ke 2031, maka ada konsekuensi perpanjangan masa jabatan. Ini harus dikaji secara konstitusional dan kemungkinan memerlukan amandemen.…
Kamis, 14 Mei 2026 13:33 WIB
Kamis, 14 Mei 2026 13:33 WIB
Sepanjang April 2026, FFH mencatat sedikitnya lima film horor tayang di bioskop.…
Selasa, 12 Mei 2026 09:25 WIB
Selasa, 12 Mei 2026 09:25 WIB
Berdasarkan data Pintu Academy, kapitalisasi pasar tokenisasi aset melonjak dari sekitar US$1,8 miliar pada awal 2024 menjadi hampir US$40 miliar per Mei 2026.…