AFTECH bersama DepositoBPR by Komunal Selenggarakan Edukasi Fintech Talk

author Viktor

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Presiden Prabowo Subianto
Presiden Prabowo Subianto

i

Jakarta, Business Asia – Asosiasi Fintech Indonesia (AFTECH) bersama DepositoBPR by Komunal telah menyelenggarakan kegiatan edukasi Fintech Talk bertema “Penyelenggara Agregasi Jasa Keuangan: Harapan Baru Akselerasi Inklusi Keuangan” berlokasi di Ruang Anggrek North Tower Sampoerna Strategic Square Lantai 3A, Jakarta.

Acara yang dilaksanakan pada tanggal 23 April 2025 ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang komprehensif kepada peserta mengenai Penyelenggara Agregasi Jasa Keuangan (PAJK) sebagai salah satu Inovasi Teknologi Sektor Keuangan (ITSK), dan dampak pemanfaatan sejauh ini.

Industri PAJK menjadi salah satu katalis utama dalam transformasi digital sektor keuangan di Indonesia. Dengan kemampuan mengintegrasikan berbagai produk keuangan dari lembaga jasa keuangan seperti Bank Perkreditan Rakyat (BPR), PAJK membuka akses yang lebih luas dan efisien bagi masyarakat untuk memperoleh layanan simpanan deposito secara digital.

Inovasi ini tidak hanya mempercepat inklusi keuangan, tetapi juga meningkatkan transparansi dan kemudahan transaksi, sehingga mendorong pertumbuhan ekosistem fintech yang inklusif dan berkelanjutan.

Dalam sambutan pembuka, Wakil Ketua Umum III AFTECH, Anggie Ariningsih, menekankan pentingnya mendorong inovasi keuangan yang inklusif sebagai bagian dari transformasi ekonomi nasional.

“Platform PAJK yang terintegrasi dengan BPR merupakan inovasi yang menjembatani kebutuhan masyarakat akan akses keuangan yang lebih mudah, aman, transparan dan terjangkau. Sebagai asosiasi, AFTECH mendorong kolaborasi lintas sektor agar pemanfaatan teknologi finansial semakin memperluas jangkauan layanan keuangan ke seluruh lapisan masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Lembaga Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), Jimmy Ardianto, dalam penyampaian keynote speech menekankan bahwa jaminan simpanan merupakan elemen penting dalam meningkatkan kepercayaan publik terhadap sistem keuangan:

“Di tengah transformasi digital sektor keuangan, LPS terus mendorong kolaborasi antara PAJK dengan BPR untuk dapat meningkatkan akses keuangan kepada masyarakat yang lebih inklusif dengan tetap menjaga kepercayaan publik,” jelasnya.

Dalam kesempatan yang sama dalam penyampaian keynote speech, Kepala Departemen Pengaturan dan Perizinan Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital dan Aset Kripto (IAKD) OJK, Djoko Kurnijanto menyampaikan bahwa inovasi yang terukur dan bertanggung jawab dapat menjadi solusi nyata bagi pendalaman pasar dan perluasan akses keuangan.

“PAJK adalah salah satu bentuk konkret dari adaptasi teknologi di sektor jasa keuangan yang dapat memperluas inklusi, memperkuat intermediasi, dan meningkatkan efisiensi pasar keuangan. Ke depan, OJK akan terus mendorong inovasi yang bertanggung jawab melalui regulatory sandbox dan didukung implementasi UU PPSK Tahun 2023 dan POJK No.4 Tahun 2025 terkait Penyelenggara Agregasi Jasa Keuangan yang adaptif dalam sektor jasa keuangan,” tegasnya.

Sebagai bagian dari kegiatan ini, AFTECH mengadakan sesi diskusi panel yang dipandu oleh Nabilla Prita Fiandini selaku Assistant Manager MicroSave Consulting (MSc) Indonesia dan menghadirkan narasumber yang memilik kompetensi di bidangnya, antara lain Direktur Utama, Komunal Sejahtera Indonesia (KSI), Kendrick Winoto yang menyampaikan bahwa digitalisasi dan agregasi produk deposito pada BPR dilakukan untuk menjawab tantangan keterbatasan akses dan transparansi di sektor keuangan mikro.  Inisiatif ini bertujuan memperluas inklusi keuangan dengan memudahkan masyarakat mengakses produk deposito secara digital.

Direktur Utama BPR Artatama, Murni Pandiangan menyoroti bahwa BPR memiliki potensi besar dalam mendukung inklusi keuangan yangsenada dengan perubahan perilaku nasabah menuju digital mendorong jasa keuangan untuk menyesuaikan proses internal dan berkolaborasi dengan platform seperti PAJK dalam memperluas jangkauan untuk meningkatkan distribusi produk keuangan serta mendukung inklusi keuangan di daerah-daerah terpencil.

Di sisi lain, Certified Financial Planner, Lolita Setyawati, CFP, RIFA, QWP menyebutkkan bahwa tantangan terbesar masih ada pada literasi keuangan dan kebiasaan pengelolaan dana yang belum merata serta akses teknologi yang belum sepenuhnya inklusif. Perencana keuangan menegaskan untuk terus mendorong perlindungan konsumen sekaligus meningkatkan edukasi agar pengguna dapat membuat keputusan finansial cerdas dan aman.

Fintech Talk ini menjadi wadah komunikasi dalam mengidentifikasi peluang dan risiko dari pemanfataan PAJK di sektor keuangan sehingga diskusi yang dilakukan mencakup berbagai aspek pendorong dalam mendukung adopsi dan pemanfaatan PAJK di sektor keuangan, serta menjadi bagian dari upaya kolaboratif antara regulator, industri, asosiasi dan masyarakat dalam mewujudkan sistem keuangan yang lebih inklusif, sesuai dengan target inklusi keuangan pemerintah sebesar 90% pada tahun 2029. AFTECH berkomitmen untuk terus mendukung inisiatif yang mengedepankan prinsip keamanan dan kemudahan untuk mendorong inklusi, pelindungan konsumen, dan pemanfaatan teknologi secara bertanggung jawab.

Tag :

Berita Terbaru

HUT ke-22 DPD RI, 89 Pendonor Ikuti Aksi Kemanusiaan di Yogyakarta

HUT ke-22 DPD RI, 89 Pendonor Ikuti Aksi Kemanusiaan di Yogyakarta

Rabu, 21 Okt 2026 10:36 WIB

Rabu, 21 Okt 2026 10:36 WIB

PMI Kota Yogyakarta memiliki persediaan sekitar 4.200 kantong darah yang melayani sekitar 42 rumah sakit di Kota Yogyakarta dan wilayah sekitarnya.…

Putusan PK MA dan Sengketa Saham RSIA Family, Pemegang Saham Minoritas Tempuh Jalur Hukum

Putusan PK MA dan Sengketa Saham RSIA Family, Pemegang Saham Minoritas Tempuh Jalur Hukum

Rabu, 21 Okt 2026 09:42 WIB

Rabu, 21 Okt 2026 09:42 WIB

Primaditya menyatakan pihaknya telah mengirimkan surat keberatan sebelum RUPS digelar dan meminta agar rapat dibatalkan…

Dua Penghargaan Internasional Perkuat Reputasi Terminal Teluk Lamong

Dua Penghargaan Internasional Perkuat Reputasi Terminal Teluk Lamong

Sabtu, 17 Okt 2026 16:30 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 16:30 WIB

Terminal Teluk Lamong meraih dua penghargaan internasional di Singapura, dengan pertumbuhan arus petikemas 12,38 persen hingga Agustus 2026.…

Ledakan Ruko Pasar Cimanggis Tangsel Tewaskan 2 Orang, Tabung Gas 52 Kg Jadi Sorotan

Ledakan Ruko Pasar Cimanggis Tangsel Tewaskan 2 Orang, Tabung Gas 52 Kg Jadi Sorotan

Kamis, 15 Okt 2026 11:31 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 11:31 WIB

Polisi masih perlu memastikan jenis gas yang digunakan, cara penyimpanannya, serta aktivitas yang berlangsung di dalam ruko sebelum peristiwa terjadi.…

145 Warga Serpong Lagoon Kena Muntaber, Sampel Air Ditemukan Bakteri E. coli

145 Warga Serpong Lagoon Kena Muntaber, Sampel Air Ditemukan Bakteri E. coli

Rabu, 14 Okt 2026 09:46 WIB

Rabu, 14 Okt 2026 09:46 WIB

Kondisi ini menjadi perhatian karena sejumlah warga mengalami gangguan kesehatan, bahkan harus mendapatkan perawatan di rumah sakit.…

Lima Tahun Bersama Pelindo, Terminal Teluk Lamong Perkuat Integrasi dan Digitalisasi

Lima Tahun Bersama Pelindo, Terminal Teluk Lamong Perkuat Integrasi dan Digitalisasi

Rabu, 07 Okt 2026 20:52 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 20:52 WIB

Lima tahun pascamerger Pelindo, Terminal Teluk Lamong mencatat pertumbuhan throughput 64,6 persen pada 2025 dan kini mengelola tiga terminal peti kemas.…