Kemenperin Gandeng Australia Cetak SDM Industri Furnitur yang Kompeten Digital

author Viktor

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
pedal community indonesia
pedal community indonesia

i

Jakarta, GoBanten - Kementerian Perindustrian semakin memacu kinerja industri furnitur dalam negeri guna menaikkan kontribusinya terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional sekaligus untuk memperluas pasar ekspor. Salah satu strateginya adalah memfasilitasi ketersediaan sumber daya manusia (SDM) industri yang terampil dan kompeten.

“SDM terampil di sektor furnitur menjadi salah satu kunci utama untuk mendorong kinerja industri furnitur dalam negeri. Terlebih lagi, Kemenperin memiliki Politeknik Industri Furnitur dan Pengolahan Kayu Kendal yang aktif mencetak SDM kompeten di sektor tersebut,” kata Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat (4/4).

Kemenperin mencatat, potensi industri furnitur nasional terlihat dari petumbuhan yang positif mencapai 2,07 persen dan menyumbang hingga 51,81 persen terhadap PDB industri pengolahan nonmigas pada periode Januari-November 2024. Selain itu, nilai ekspor produk furnitur dari Indonesia tercatat sebesar 1,47 miliar dolar AS atau meningkat 0,7 persen jika dibandingkan periode yang sama pada tahun 2023.

Guna menggenjot kinerja industri furnitur dalam negeri, Kemenperin melalui Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI) aktif menjalin kerja sama dengan berbagai pihak, mulai dari perusahaan industri, institusi pendidikan, asosiasi, hingga pemerintah, dari dalam maupun luar negeri. Kolaborasi ini untuk menghasilkan SDM yang kompeten sesuai dengan kebutuhan dunia industri saat ini.

“Kerja sama dengan mitra merupakan satu hal penting yang dapat mendukung peningkatan kompetensi dan daya saing SDM industri. Kami sedang merintis banyak kerja sama dengan mitra luar negeri untuk mencetak SDM industri yang berdaya saing global,” ungkap Kepala BPSDMI, Masrokhan.

Pada Senin (24/3) lalu, salah satu unit pendidikan vokasi Kemenperin, yakni Politeknik Industri Furnitur dan Pengolahan Kayu (Polifurneka) Kendal telah menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan CAD+T Australasia Pty/Ltd dan Universitas Pradita terkait peningkatan keterampilan SDM industri furnitur di Polifurneka Kendal.

CAD+T Australasia Pty/Ltd adalah sebuah perusahaan di Sydney, Australia yang bergerak di bidang perangkat lunak dengan spesialisasi desain interior dan bisnis produksi sebagai solusi kebutuhan perusahaan manufaktur furnitur dengan memungkinkan metode kerja yang efisien dan produktif.

Masrokhan menegaskan, kerja sama ini mencakup pengembangan kurikulum akademik yang menerapkan industri 4.0, peningkatan kompetensi dosen melalui pelatihan bersertifikat internasional, hingga fasilitasi lisensi perangkat lunak untuk kebutuhan pembelajaran.

Universitas Pradita sebagai penyelenggara Talent Camp Asia 2024, sebuah program pelatihan intensif bagi mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, alumni, dan professional industri, akan mendukung Polifurneka dalam penyiapan SDM industri Polifurneka untuk mengikuti Talent Camp Asia 2025 mendatang.

“Politeknik ini memiliki potensi besar untuk menghasilkan tenaga kerja professional yang dapat memenuhi kebutuhan industri furnitur nasional,” ujar Kepala Program Studi Desain Interior Universitas Pradita, Boyke Janus Anshory.

Sementara itu, General Manager CAD+T Australasia Pty/Ltd William Dedella menyatakan kesediaannya untuk membantu Polifurneka memperkuat penerapan industri 4.0 dalam pembelajaran mahasiswa di kampus. “Kami akan bantu mengintegrasikan perangkat lunak kami dalam kurikulum akademik untuk tiga tahun ke depan dan membuka peluang untuk pelaksanaan kuliah dari tenaga ahli kami di politeknik ini,” jelas William.

Lebih lanjut, Direktur Polifurneka Peni Shoffiyati menyatakan, kerja sama strategis ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan SDM industri Polifurneka dalam bidang desain produk dan industri furnitur berbasis teknologi industri 4.0. “Kolaborasi ini diharapkan dapat menjembatani dunia pendidikan dan industri furniture dengan memberikan pengalaman belajar berbasis teknologi desain dan manufaktur modern,” tuturnya.

Tag :

Berita Terbaru

Apa Arti Kudus dalam Alkitab? Ini Makna dan Kaitannya dengan Kehidupan

Apa Arti Kudus dalam Alkitab? Ini Makna dan Kaitannya dengan Kehidupan

Sabtu, 03 Okt 2026 22:44 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 22:44 WIB

Salah satu contoh yang paling dekat dengan kehidupan sehari-hari adalah Sabat.…

BINUS Terapkan Experiential Learning Lewat LBFest 2026

BINUS Terapkan Experiential Learning Lewat LBFest 2026

Jumat, 02 Okt 2026 22:50 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 22:50 WIB

Selain aktivitas jual beli, LBFest 2026 menghadirkan komunitas dan pelaku ekosistem bisnis.…

Perkuat Layanan Kapal, TTL Kembangkan Zona EAZI dan Integrasi Digital

Perkuat Layanan Kapal, TTL Kembangkan Zona EAZI dan Integrasi Digital

Jumat, 02 Okt 2026 16:06 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 16:06 WIB

TTL bersama KSOP Utama Tanjung Perak mengevaluasi penerapan Zona EAZI dan memperkuat kolaborasi untuk meningkatkan efisiensi pelayanan kapal.…

Aritmia Terdeteksi pada 164 Peserta Skrining EKG, Kenali Gejalanya

Aritmia Terdeteksi pada 164 Peserta Skrining EKG, Kenali Gejalanya

Kamis, 01 Okt 2026 23:01 WIB

Kamis, 01 Okt 2026 23:01 WIB

Salah satu jenis aritmia yang perlu mendapat perhatian adalah fibrilasi atrium atau atrial fibrillation (AF).…

Yoga di Area Hotel, Aktivitas Sederhana untuk Menjaga Kesehatan Tubuh dan Pikiran

Yoga di Area Hotel, Aktivitas Sederhana untuk Menjaga Kesehatan Tubuh dan Pikiran

Minggu, 27 Sep 2026 20:54 WIB

Minggu, 27 Sep 2026 20:54 WIB

Yoga di area hotel merupakan salah satu contoh bagaimana ruang hospitality dapat menjadi bagian dari pengalaman wisata yang lebih bermakna.…

ASEAN Targetkan 1,7 Juta Siswa dan Pendidik Kuasai Keterampilan AI

ASEAN Targetkan 1,7 Juta Siswa dan Pendidik Kuasai Keterampilan AI

Selasa, 22 Sep 2026 20:44 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 20:44 WIB

Para mitra akan membantu mengembangkan kurikulum sesuai konteks masing-masing negara serta menyelenggarakan pelatihan AI bagi guru K–12, mahasiswa, dan dosen.…