GoBanten.com - SETARA Institute menyoroti masih tingginya kasus kekerasan seksual di lingkungan perguruan tinggi di Indonesia, menyusul sejumlah laporan terbaru yang kembali mencuat di beberapa kampus besar.
Peneliti SETARA Institute, Harkirtan Kaur, menyebut data yang ada menunjukkan kekerasan seksual masih menjadi kasus dominan di lingkungan kampus dan membutuhkan penanganan yang lebih serius. “Regulasi sudah ada, tetapi implementasi dan pengawasan di lapangan masih perlu diperkuat,” ujarnya, Rabu (15/4/2026).
Sementara itu, Direktur Eksekutif SETARA Institute, Halili Hasan, menegaskan pentingnya transformasi tata kelola kampus melalui konsep Inclusive University Governance. Menurutnya, pendekatan ini diperlukan untuk memastikan kampus menjadi ruang aman yang bebas dari kekerasan dan diskriminasi.
SETARA juga mendorong pemerintah memperkuat peran kementerian terkait dalam memastikan implementasi aturan pencegahan kekerasan di perguruan tinggi berjalan efektif dan konsisten di seluruh Indonesia.
(Tri Handiyatno)
Editor : Sondang