Laka Lantas

Kecelakaan Truk di Ciputat, Pengendara Motor Lompat Selamatkan Diri

Reporter : Sondang
Tanjakan dan flyover memiliki risiko tinggi. Kelalaian sedikit saja bisa membahayakan banyak pengguna jalan.

CIPUTAT, GoBanten.com - Kecelakaan dua truk tronton di tanjakan Flyover Ciputat kembali menyorot persoalan keselamatan kendaraan berat di jalur padat perkotaan.

Insiden yang terjadi Kamis (8/1/2026) sekitar pukul 09.15 WIB itu nyaris berujung fatal dan sempat melumpuhkan arus lalu lintas dari arah Jakarta menuju Pamulang.

Baca juga: Obat Keras Tramadol Dijual Bebas di Tangerang Selatan, Satnarkoba Didesak Bertindak

Dua truk tronton yang melaju beriringan dilaporkan terlibat tabrakan beruntun. Truk di posisi depan, yang mengangkut muatan besi baja, diduga mengalami gangguan teknis saat menanjak.

Akibatnya, kendaraan di belakang tidak memiliki ruang dan waktu yang cukup untuk menghindar.

Kapolsek Ciputat Timur Kompol Bambang Askar Sodiq mengungkapkan, indikasi awal menunjukkan adanya masalah pada sistem pengereman truk bermuatan besi tersebut. “Truk diduga mengalami rem terkunci saat melintasi tanjakan, sehingga laju kendaraan tidak terkendali,” ujarnya.

Kondisi itu memicu tabrakan dari belakang dan membuat situasi di flyover Ciputat kacau dalam hitungan menit. Antrean kendaraan mengular panjang, memperlihatkan betapa rapuhnya arus lalu lintas ketika kendaraan berat mengalami gangguan di jalur vital.

Baca juga: BREAKING NEWS: Ledakan Keras di Pondok Cabe: Tujuh Korban Luka dan Rumah Hancur

Di tengah kekacauan, sepasang suami istri pengendara sepeda motor menjadi korban tidak langsung.

Keduanya terpaksa melompat dari motor untuk menghindari benturan dengan truk. “Mereka selamat dan tidak mengalami luka serius, namun sempat mengalami syok,” kata Bambang.

Tak hanya itu, pengemudi salah satu truk tronton sempat terjepit di dalam kabin. Proses evakuasi dilakukan dengan cepat oleh petugas gabungan, sebelum korban dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan medis.

Petugas dari Unit Lantas Polsek Ciputat Timur dan Satlantas Polres Tangerang Selatan segera turun ke lokasi untuk mengatur lalu lintas dan mengevakuasi kendaraan.

Namun, kejadian ini kembali memunculkan pertanyaan serius soal kelayakan kendaraan berat dan pengawasan teknis sebelum diizinkan melintas di jalur padat seperti flyover Ciputat.

Polisi mengimbau pengemudi, khususnya kendaraan bermuatan besar, untuk memastikan kondisi kendaraan benar-benar laik jalan. “Tanjakan dan flyover memiliki risiko tinggi. Kelalaian sedikit saja bisa membahayakan banyak pengguna jalan,” tegas Bambang.

Editor : Sondang

Tangerang Raya
Berita Populer
Berita Terbaru