JAKARTA, GoBanten.com - Perubahan perilaku nasabah membuat strategi pertumbuhan bisnis perbankan bergeser. Inovasi layanan, pemasaran berbasis kebutuhan konsumen dan transformasi digital kini menjadi bagian penting untuk menjaga daya saing industri.
Perubahan tersebut tidak hanya menyentuh kanal transaksi, tetapi juga cara perbankan membangun hubungan dengan nasabah. Pemanfaatan teknologi dituntut mampu menghadirkan pengalaman layanan yang lebih cepat, mudah dan sesuai kebutuhan masyarakat.
Di tengah perkembangan ekonomi digital, perluasan akses layanan keuangan juga menjadi tantangan. Pelaku perbankan dituntut tidak hanya mengejar pertumbuhan bisnis, tetapi turut membuka akses yang lebih luas bagi masyarakat dan pelaku UMKM.
Arah strategi tersebut mendapat pengakuan melalui Indonesia Best CMO Awards 2026. Direktur Bisnis & Syariah Bank Jakarta, Dipo Nugroho, meraih penghargaan Best Chief Marketing Officer 2026 in Building an Integrated and Inclusive Economic Ecosystem untuk kategori Regional Bank.
Penghargaan itu diterima Dipo dalam ajang yang mengusung tema “Accelerating Business Growth Through Intelligent Marketing and Digital Innovation” di Jakarta, Senin (31/8/2026).
Penilaian penghargaan mencakup dampak bisnis dan pertumbuhan, strategi pemasaran, transformasi digital, orientasi pada nasabah, serta kekuatan merek dan kepemimpinan pasar.
Direktur Bisnis & Syariah Bank Jakarta Dipo Nugroho mengatakan pengembangan produk dan layanan akan terus diselaraskan dengan kebutuhan masyarakat. Penguatan kanal digital dan dukungan terhadap UMKM menjadi bagian dari strategi memperluas akses ekonomi.
Direktur Utama Bank Jakarta Agus H. Widodo menegaskan inovasi, kolaborasi dan pemanfaatan teknologi diperlukan untuk meningkatkan pengalaman nasabah sekaligus menjaga pertumbuhan bisnis secara berkelanjutan.
Sementara itu, Sekretaris Perusahaan Bank Jakarta Arie Rinaldi mengatakan penguatan pemasaran tidak dapat dipisahkan dari kualitas produk dan layanan. Menurutnya, perubahan teknologi dan perilaku masyarakat menuntut perusahaan terus beradaptasi.
Penghargaan tersebut sekaligus menunjukkan semakin pentingnya peran fungsi pemasaran dalam strategi bisnis perbankan, terutama ketika digitalisasi, inklusi keuangan dan perubahan kebutuhan nasabah berlangsung secara bersamaan.
Editor : Sondang