JAKARTA, GoBanten.com -Musisi solo Widhi Lamong kembali meramaikan industri musik Tanah Air lewat single terbarunya berjudul “Kongkalikong”. Lagu ini menjadi medium kritik sosial terhadap praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) yang dinilai masih marak di Indonesia.
“Kongkalikong lahir dari kegelisahan saya melihat kondisi politik hari ini, penuh pencitraan dan kerja sama kepentingan,” ujar Widhi, Sabtu (17/1/2026).
Musisi kelahiran Lamongan, 2 Mei 1979, ini dikenal konsisten mengangkat isu sosial dan politik dalam karya-karyanya. Setelah sempat aktif bersama Metal Jowo Band, Widhi memilih jalur solo demi kebebasan berekspresi.
Dengan aliran pop rock, “Kongkalikong” menyoroti praktik persengkongkolan antara penguasa dan elite politik yang kerap mengabaikan kepentingan rakyat. Lagu ini kini telah tersedia di berbagai platform musik digital dan YouTube.
Widhi berharap karyanya tak hanya menjadi hiburan, tetapi juga memantik kesadaran sosial dan kecintaan pada musik Indonesia. (Tri Handiyatno)
Editor : Sondang
Berita Terbaru
Rabu, 07 Okt 2026 20:52 WIB
Rabu, 07 Okt 2026 20:52 WIB
Lima tahun pascamerger Pelindo, Terminal Teluk Lamong mencatat pertumbuhan throughput 64,6 persen pada 2025 dan kini mengelola tiga terminal peti kemas.…
Sabtu, 03 Okt 2026 22:44 WIB
Sabtu, 03 Okt 2026 22:44 WIB
Salah satu contoh yang paling dekat dengan kehidupan sehari-hari adalah Sabat.…
Jumat, 02 Okt 2026 22:50 WIB
Jumat, 02 Okt 2026 22:50 WIB
Selain aktivitas jual beli, LBFest 2026 menghadirkan komunitas dan pelaku ekosistem bisnis.…
Jumat, 02 Okt 2026 16:06 WIB
Jumat, 02 Okt 2026 16:06 WIB
TTL bersama KSOP Utama Tanjung Perak mengevaluasi penerapan Zona EAZI dan memperkuat kolaborasi untuk meningkatkan efisiensi pelayanan kapal.…
Kamis, 01 Okt 2026 23:01 WIB
Kamis, 01 Okt 2026 23:01 WIB
Salah satu jenis aritmia yang perlu mendapat perhatian adalah fibrilasi atrium atau atrial fibrillation (AF).…
Minggu, 27 Sep 2026 20:54 WIB
Minggu, 27 Sep 2026 20:54 WIB
Yoga di area hotel merupakan salah satu contoh bagaimana ruang hospitality dapat menjadi bagian dari pengalaman wisata yang lebih bermakna.…