TANGERANG, GoBanten.com -Sebanyak 82 bisnis mahasiswa dan alumni Business Creation BINUS Business School diuji langsung melalui interaksi dengan konsumen dalam Local Brand Festival (LBFest) 2026 di Supermal Karawaci, Tangerang, pada 2-4 Oktober 2026.
Festival tersebut menjadi bagian dari proses pembelajaran kewirausahaan dengan mempertemukan mahasiswa secara langsung dengan pasar. Respons konsumen digunakan untuk melihat sejauh mana produk yang dikembangkan mampu menjawab kebutuhan masyarakat.
Baca juga: Dari Drama ke Meja Makan, Street Food Korea Kian Digemari di Tangerang
LBFest 2026 merupakan penyelenggaraan tahun ketujuh. Selain menjual produk, mahasiswa mendapat kesempatan mengamati perilaku konsumen, menerima masukan, dan mengevaluasi bisnis berdasarkan kondisi pasar.
Direktur Kampus BINUS @Alam Sutera, Prof. Dr. Lim Sanny, S.T., M.M., mengatakan pengalaman langsung menjadi bagian penting dalam pembelajaran kewirausahaan.
“Melalui LBFest, mahasiswa tidak hanya menciptakan produk dan membangun brand, tetapi juga belajar langsung dari konsumen, memahami pasar, serta mengembangkan bisnis,” ujar Lim, Jumat (2/10/2026).
Head of Business Creation Program, Dr. Yunita Wijaya Handranata, B.Eng., M.M., CERA, mengatakan interaksi dengan konsumen membantu mahasiswa mengetahui apakah produk yang mereka kembangkan sesuai dengan kebutuhan pasar.
“Di sini mereka dapat melihat apakah produk yang dikembangkan benar-benar menjawab kebutuhan pasar, menerima masukan dari konsumen, sekaligus belajar membangun bisnis dalam situasi yang sesungguhnya,” kata Yunita.
Menurut Yunita, pengalaman tersebut mencakup berbagai aspek bisnis, mulai dari pemasaran dan pelayanan konsumen hingga evaluasi produk serta membangun jejaring usaha.
Selain aktivitas jual beli, LBFest 2026 menghadirkan komunitas dan pelaku ekosistem bisnis. Festival juga diisi pertunjukan musik, mini games, e-sport, dan kompetisi cosplay.
Direktur Pemasaran Produk Dalam Negeri Kementerian Perdagangan RI Dewi Rokhayati serta Deputi Pelayanan Kepemudaan Kementerian Pemuda dan Olahraga RI Hendro Wicaksono turut hadir dalam kegiatan tersebut.
Melalui LBFest, BINUS Business School menerapkan konsep experiential learning, yakni pembelajaran melalui pengalaman langsung. Mahasiswa tidak hanya merancang bisnis di ruang kelas, tetapi juga membangun, menguji, dan mengevaluasinya berdasarkan respons pasar.
Dengan pendekatan tersebut, LBFest menjadi bagian dari proses pembelajaran yang mempertemukan teori kewirausahaan dengan kondisi bisnis dan kebutuhan konsumen secara langsung.
Editor : Sondang