Regulasi Mulai Dibuka, Tokenisasi Aset Siap Kuasai Pasar Indonesia

Reporter : Sondang
Dengan dukungan institusi global dan regulasi yang mulai terbentuk, tokenisasi aset diperkirakan menjadi fondasi baru dalam sistem keuangan digital. Foto ist

GoBanten.com - Tren tokenisasi aset atau Real-World Assets (RWA) kian menguat pada 2026 dan mulai menggeser pola investasi konvensional. Lonjakan ini dipicu masuknya institusi keuangan global yang mengadopsi teknologi blockchain untuk menghadirkan instrumen investasi berbasis aset nyata.

Berdasarkan data Pintu Academy, kapitalisasi pasar tokenisasi aset melonjak dari sekitar US$1,8 miliar pada awal 2024 menjadi hampir US$40 miliar per Mei 2026. Kenaikan signifikan ini menandai meningkatnya minat investor terhadap instrumen digital yang lebih fleksibel.

Baca juga: Investor Kripto Milenial Dominasi Anggota Pintu VIP, Ini Fasilitasnya

Masuknya pemain besar seperti BlackRock, JPMorgan Chase, dan Goldman Sachs disebut menjadi pendorong utama pertumbuhan. "Mereka mulai mengintegrasikan blockchain dalam layanan keuangan untuk memperluas akses investasi", ujar Ari Budi Santosa, Blockchain & Crypto Specialist PINTU, Selasa (12/5/2026).

Tokenisasi memungkinkan aset seperti saham, obligasi, hingga emas direpresentasikan dalam bentuk token digital dengan nilai setara (1:1). Sistem ini menawarkan perdagangan 24 jam, transparansi tinggi, serta transaksi cepat tanpa perantara tradisional.

Baca juga: xStocks Tawarkan Akses Saham Global 24 Jam Nonstop

Di Indonesia, perkembangan ini turut didukung oleh regulasi dari Otoritas Jasa Keuangan yang mulai membuka ruang bagi inovasi aset digital melalui kerangka hukum terbaru.

Namun, di balik peluang besar tersebut, analis mengingatkan sejumlah risiko. Mulai dari potensi celah keamanan pada smart contract, transparansi pengelolaan aset fisik, hingga risiko likuiditas di pasar yang masih berkembang.

Dengan dukungan institusi global dan regulasi yang mulai terbentuk, tokenisasi aset diperkirakan menjadi fondasi baru dalam sistem keuangan digital, sekaligus membuka akses investasi yang lebih luas bagi masyarakat.

Editor : Sondang

Tangerang Raya
Berita Populer
Berita Terbaru