Kinerja IPC TPK

Segmen Domestik Menguat, IPC TPK Catat Kinerja Positif di Awal 2026

Reporter : Sondang
IPC TPK menegaskan akan terus memperkuat sistem operasional berbasis data serta kolaborasi dengan pemangku kepentingan untuk menjaga kelancaran logistik. Foto ist

GoBanten.com - PT IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) mencatat kinerja operasional yang tetap stabil pada Triwulan I 2026 dengan total throughput mencapai 850.768 TEUs, tumbuh tipis 0,9% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Di balik pertumbuhan moderat tersebut, segmen domestik justru menjadi penopang utama. Volume peti kemas dalam negeri meningkat 3,5% pada Maret 2026, mencerminkan kuatnya aktivitas distribusi dan konsumsi selama Ramadan hingga Idul Fitri.

Baca juga: Jelang Mudik 2025: Menteri PU Pastikan Kesiapan Infrastruktur Jalan Menuju Pelabuhan di Provinsi Banten

Corporate Secretary IPC TPK, Pramestie Wulandary, menyebut perusahaan menerapkan strategi percepatan bongkar muat sebelum pembatasan angkutan barang, serta optimalisasi arus distribusi setelahnya. "Langkah ini dinilai efektif menjaga kelancaran logistik dan mencegah penumpukan di terminal", ujarnya, Selasa (14/4/2026).

Sementara itu, arus peti kemas internasional mengalami penurunan 6,4% secara tahunan pada Maret 2026. Kondisi ini dipengaruhi penyesuaian jadwal pelayaran global serta dinamika perdagangan lintas negara.

Secara keseluruhan, tekanan operasional selama periode mudik turut berdampak pada penurunan volume Maret menjadi 250.352 TEUs atau turun sekitar 14% dibandingkan tahun lalu. Meski demikian, IPC TPK tetap menjaga layanan terminal beroperasi penuh 24 jam setiap hari guna memastikan distribusi tetap berjalan.

Dari sisi wilayah, pertumbuhan tercatat merata di sejumlah area strategis. Area Teluk Bayur mencatatkan kenaikan tertinggi sebesar 5,3%, disusul Panjang 2%, Pontianak 1,6%, dan Tanjung Priok 1%.

IPC TPK menegaskan akan terus memperkuat sistem operasional berbasis data serta kolaborasi dengan pemangku kepentingan untuk menjaga kelancaran logistik nasional di tengah dinamika ekonomi dan mobilitas masyarakat.

Editor : Sondang

Tangerang Raya
Berita Populer
Berita Terbaru