GoBanten.com - Produsen teknologi asal China Huawei kembali meramaikan pasar ponsel premium Indonesia dengan meluncurkan smartphone lipat terbaru, Huawei Mate X7. Perangkat ini diposisikan sebagai flagship di segmen foldable dengan menonjolkan desain ultra tipis, sistem kamera canggih, serta peningkatan ketahanan perangkat.
Peluncuran Mate X7 menandai upaya Huawei mempertahankan eksistensi di pasar smartphone premium, khususnya di tengah persaingan ketat perangkat lipat yang kini semakin ramai diisi berbagai merek global.
Baca juga: Cak Imin Pasang Badan Bela Pesantren dari Serangan Video AI
Huawei mengklaim perangkat ini dibangun menggunakan teknologi Ultra-Reliable Foldable Architecture yang dirancang untuk meningkatkan daya tahan ponsel lipat.
Struktur rangka diperkuat, sementara layar dilapisi Crystal Armour Kunlun Glass yang diklaim lebih tahan terhadap benturan dan goresan.
Salah satu sorotan utama perangkat ini adalah desainnya yang sangat tipis. Saat dibuka, ketebalan Huawei Mate X7 hanya sekitar 4,5 milimeter.
Huawei juga menyematkan engsel presisi tinggi agar mekanisme lipat tetap stabil meski digunakan dalam jangka panjang.
Baca juga: Menko Perekonomian: Yandex AI Dorong Transformasi Digital Nasional
Di sektor fotografi, Huawei membekali perangkat ini dengan sistem True-to-Colour Ultra Chroma Camera yang dikombinasikan dengan kamera 50MP Telephoto Macro. Teknologi 17.5EV Ultra Lighting HDR diklaim mampu menangkap detail lebih baik pada kondisi pencahayaan kontras, baik di area terang maupun bayangan.
Huawei juga menambahkan sejumlah fitur berbasis kecerdasan buatan seperti AI Remove dan AI Best Expression yang memungkinkan pengguna memperbaiki hasil foto langsung dari perangkat.
Dari sisi daya, ponsel lipat ini dilengkapi baterai silikon-karbon berkapasitas 5.600 mAh yang mendukung pengisian cepat 66W serta pengisian nirkabel 50W. Untuk menjaga suhu perangkat tetap stabil, Huawei menyematkan sistem pendingin berbasis ruang uap besar yang dipadukan dengan material graphene.
Baca juga: Huawei dan Hypernet Technologies Kerja Sama Strategis Perkuat Infrastruktur Digital UKM
Perangkat ini juga membawa layar utama berukuran 8 inci dengan teknologi LTPO yang mendukung refresh rate adaptif hingga 120Hz. Layar luas tersebut dirancang untuk mendukung berbagai aktivitas, mulai dari multitasking hingga konsumsi konten multimedia.
Meski membawa sejumlah inovasi teknologi, pengamat industri menilai pasar ponsel lipat masih menghadapi tantangan di Indonesia, terutama dari sisi harga yang relatif tinggi serta daya tahan perangkat yang kerap menjadi perhatian konsumen.
Dengan peluncuran Huawei Mate X7, Huawei berupaya memperkuat posisinya di segmen smartphone premium yang kini semakin kompetitif, sekaligus menguji sejauh mana perangkat lipat mampu menarik minat pasar dalam negeri.
(Deny Pohan)
Editor : Sondang