Perang AS-Iran

Ali Khamenei Pemimpin Tertinggi Iran Gugur di Teheran

Reporter : Sondang
Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei gugur dalam serangan militer AS dan Israel. Foto ist

GoBanten.com - Otoritas Iran akhirnya mengonfirmasi kematian Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei setelah serangan udara gabungan Amerika Serikat dan Israel menghantam sejumlah target strategis di Teheran, Sabtu (28/2/2026). Konfirmasi resmi itu mengakhiri spekulasi berhari-hari sekaligus menandai eskalasi konflik yang berisiko meluas ke kawasan.

Media pemerintah Iran menyebut Khamenei tewas di kantornya saat serangan berlangsung. Pernyataan televisi pemerintah menegaskan bahwa ia “berada di garis depan tanggung jawabnya” ketika fasilitas komando menjadi sasaran.

Baca juga: Internet Iran Lumpuh 23 Hari, Warga Terisolasi dari Dunia Internasional

Kabinet Iran menyatakan kematian tersebut sebagai “kejahatan besar” dan menegaskan pembalasan akan dilakukan.

Baca juga: Ahmad Vahidi Pimpin Garda Revolusi, Iran Perkuat Komando di Tengah Eskalasi Perang

Di Washington, Presiden Donald Trump sebelumnya mengumumkan kematian Khamenei melalui Truth Social, menyebut operasi militer akan berlanjut demi tujuan strategis di Timur Tengah. Di Tel Aviv, Perdana Menteri Benjamin Netanyahu menyatakan keyakinannya bahwa target utama serangan telah “dinetralisasi”.

Serangan yang disebut menargetkan fasilitas komando, peluncur rudal, dan sistem pertahanan udara Iran itu memicu gelombang kecaman dan meningkatkan risiko balasan militer. Sejumlah analis menilai kematian Khamenei berpotensi mengguncang struktur kekuasaan Iran sekaligus memperkeras garis kebijakan keamanan negara tersebut.

Baca juga: Bentrokan Berdarah di Karachi, 9 Tewas saat Protes Kematian Khamenei

Pemerintah Iran belum merinci jumlah korban sipil, namun otoritas setempat mengakui adanya kerusakan signifikan di beberapa lokasi strategis. Sementara itu, negara-negara di kawasan memperketat keamanan dan menyiapkan langkah kontinjensi menghadapi kemungkinan eskalasi lanjutan.

Editor : Sondang

Tangerang Raya
Berita Populer
Berita Terbaru