Mulai Hari Ini, Gubernur Banten Berkantor di Tangsel

author Roby

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
kasi buruh mayday
kasi buruh mayday

i

Banten, GoBanten.com - Gubernur Banten Andra Soni mulai berkantor di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) dengan menempati bekas gedung Balai Latihan Kerja (BLK) Provinsi Banten di kawasan Perumahan Melati Mas, Serpong Utara.

"Kemarin sudah mulai berkantor di Tangsel," ujar Andra Soni saat meninjau pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di SKh Negeri 01 Tangsel dikutip dari laman suara,com, Senin (28/4).

Keputusan Andra untuk berkantor di Tangsel memunculkan pertanyaan. Mengapa ia memilih Tangerang Selatan, bukan wilayah Pandeglang atau Lebak yang dinilai masih membutuhkan perhatian akibat tingginya ketimpangan sosial?

Menanggapi hal tersebut, Andra menjelaskan Provinsi Banten dibagi dalam tiga wilayah. Wilayah I mencakup Kabupaten Lebak dan Kabupaten Pandeglang. Wilayah II meliputi Serang, Kota Serang, dan Kota Cilegon. Sedangkan Wilayah III adalah Tangerang Raya, yang meliputi Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang, dan Kota Tangsel.

"Isunya di sini (Tangerang Raya) banjir, kalau di wilayah selatan ketimpangan dan disparitas antara Selatan dan Utara terkait dengan infrastruktur jalan," ujar mantan Ketua DPRD Provinsi Banten itu.

Lebih lanjut, Andra mengatakan, kehadirannya di Tangerang Raya difokuskan untuk menangani persoalan banjir yang menjadi masalah besar di kawasan tersebut. Ia menekankan pentingnya kerja sama semua pihak untuk mencari solusi, meski diakuinya upaya ini tidak mudah.

"Makanya ada program Bang Andra (Bangun Desa Sejahtera). Nah kalau di Tangerang Raya fokus kita adalah bagaimana ke depan kita bisa mengatasi banjir bersama-sama walaupun ini sulit sekali," jelas politisi Partai Gerindra itu.

Andra mengungkapkan, kesulitan dalam mengatasi banjir di Tangerang Raya disebabkan oleh penyempitan jalur air yang terjadi akibat pembangunan perumahan yang masif serta pendangkalan sungai. Kondisi ini menyebabkan luas badan sungai berkurang drastis.

"Kenapa sulit? Karena jalur airnya, kemudian pembangunan perumahan yang masif, pendangkalan sungai, sungai yang lebarnya 40 meter sekarang sisanya sedikit. Ini kita harus secara komprehensif harus dilakukan sebuah upaya dalam rangka bagaimana mengatasi banjir, mengurangi dampak banjir," papar Andra.

Dengan berkantor di Tangsel, Andra berharap dapat lebih dekat memantau langsung persoalan infrastruktur di kawasan Tangerang Raya sekaligus mempercepat upaya penanganannya.(*)

Berita Terbaru

FKS Food Hidupkan Kembali Cerita Produk Legendaris Lewat Kreasi Chef

FKS Food Hidupkan Kembali Cerita Produk Legendaris Lewat Kreasi Chef

Minggu, 06 Sep 2026 20:22 WIB

Minggu, 06 Sep 2026 20:22 WIB

CEO FKS Food Gerry Mustika mengatakan perusahaan terus mengembangkan produk melalui inovasi dan menjaga kualitas agar tetap memiliki daya saing.…

Perkusi Tradisional Indonesia Dinilai Punya Potensi Besar di Panggung Dunia

Perkusi Tradisional Indonesia Dinilai Punya Potensi Besar di Panggung Dunia

Sabtu, 05 Sep 2026 20:32 WIB

Sabtu, 05 Sep 2026 20:32 WIB

Menurut Fadli, keberlangsungan IDP Fest selama 10 tahun menunjukkan bahwa musik perkusi memiliki ruang yang kuat untuk pengembangan talenta.…

Laut Bercerita Tembus Kompetisi Utama Busan International Film Festival

Laut Bercerita Tembus Kompetisi Utama Busan International Film Festival

Jumat, 04 Sep 2026 20:39 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 20:39 WIB

Laut Bercerita diadaptasi dari novel berjudul sama karya Leila S. Chudori.…

Bank Jakarta Salurkan Pembiayaan Rp326 Miliar ke 2.388 Pedagang Pasar

Bank Jakarta Salurkan Pembiayaan Rp326 Miliar ke 2.388 Pedagang Pasar

Rabu, 02 Sep 2026 14:01 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 14:01 WIB

Pasar Induk Kramat Jati menjadi salah satu kawasan yang memiliki potensi pembiayaan besar.…

Ruth Sahanaya Comeback Setelah 8 Tahun, Rilis EP Terbaru “Merindu”

Ruth Sahanaya Comeback Setelah 8 Tahun, Rilis EP Terbaru “Merindu”

Rabu, 02 Sep 2026 13:56 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 13:56 WIB

Selain rilisan digital, “Merindu” juga akan tersedia dalam format vinyl edisi terbatas.…

100 Pedagang Pasar Kramat Jati Dapat Akses Kredit Bank Jakarta

100 Pedagang Pasar Kramat Jati Dapat Akses Kredit Bank Jakarta

Rabu, 02 Sep 2026 11:06 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 11:06 WIB

Hingga saat ini, pembiayaan Bank Jakarta di Pasar Induk Kramat Jati telah mencapai plafon sekitar Rp48 miliar untuk 167 pedagang…