CIMB Niaga Gandeng BPR dan BPRS, Perkuat Ekosistem Keuangan di Daerah

Reporter : Sondang
Kolaborasi antarlembaga perbankan juga mulai diarahkan pada pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan efisiensi transaksi dan operasional.

SURABAYA, GoBanten.com - Kolaborasi antara bank umum dengan Bank Perekonomian Rakyat (BPR) dan Bank Perekonomian Rakyat Syariah (BPRS) dinilai semakin penting untuk memperluas akses layanan keuangan sekaligus memperkuat bisnis perbankan di daerah.

Hal tersebut menjadi salah satu pembahasan dalam CIMB Niaga BPR dan BPRS Gathering 2026 yang digelar di Surabaya. Kegiatan tersebut mempertemukan perwakilan BPR dan BPRS dari berbagai daerah dengan pelaku industri perbankan.

Baca juga: CIMB Niaga Raup Laba Sebelum Pajak Rp4,3 Triliun di Semester I 2026

Surabaya menjadi kota terakhir dalam rangkaian gathering yang sebelumnya berlangsung di Batam, Semarang, Bandung, Denpasar, dan Jakarta. Secara keseluruhan, lebih dari 150 BPR dan BPRS mengikuti rangkaian kegiatan tersebut.

Chief Syariah Wholesale Banking, Strategy & Finance CIMB Niaga Herwin Bustaman mengatakan BPR dan BPRS memiliki posisi penting karena berhubungan langsung dengan masyarakat dan pelaku usaha di daerah.

“BPR dan BPRS merupakan mitra penting dalam ekosistem keuangan nasional karena memiliki kedekatan dengan masyarakat dan pelaku usaha di daerah,” kata Herwin, Jumat (18/9/2026).

Baca juga: Integrasi OCTO dan Ajaib, Nasabah Bisa Pantau Investasi Lebih Praktis

Kolaborasi antarlembaga perbankan juga mulai diarahkan pada pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan efisiensi transaksi dan operasional. Sejumlah solusi yang diperkenalkan dalam kegiatan tersebut mencakup integrasi sistem melalui API, layanan cash management, kartu debit korporasi, pembayaran digital, QRIS, serta layanan berbasis dompet elektronik.

Transformasi digital menjadi salah satu isu penting bagi BPR dan BPRS di tengah perubahan perilaku nasabah. Integrasi teknologi dinilai dapat membantu lembaga keuangan daerah meningkatkan kecepatan transaksi sekaligus mengembangkan layanan kepada nasabah.

Selain membahas digitalisasi, forum tersebut membahas perkembangan ekonomi dan industri perbankan. Economist CIMB Niaga Mika Martumpal memaparkan kondisi perekonomian Indonesia serta strategi menghadapi dinamika ekonomi global dan domestik.

Baca juga: CIMB Niaga Perluas Layanan Digital di Bandung, Resmikan Cabang Pasirkaliki

Sementara itu, sesi mengenai peran perbankan dalam pengembangan BPR dan BPRS turut membahas peluang penguatan bisnis, ekosistem keuangan syariah, serta percepatan transformasi digital.

Penguatan hubungan antara bank umum, BPR, dan BPRS menjadi bagian dari perkembangan ekosistem keuangan yang semakin terintegrasi. Kolaborasi tersebut tidak hanya berkaitan dengan transaksi perbankan, tetapi juga mencakup pemanfaatan teknologi dan pengembangan layanan bagi masyarakat serta pelaku usaha di daerah.

Editor : Sondang

Tangerang Raya
Berita Populer
Berita Terbaru