JAKARTA, GoBanten.com - Arus petikemas di sejumlah terminal yang dikelola IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) terus meningkat hingga Agustus 2026. Pertumbuhan volume ini menunjukkan aktivitas bongkar muat tetap bergerak positif di tengah kebutuhan efisiensi rantai logistik nasional.
Sepanjang Agustus 2026, IPC TPK mencatat arus petikemas mencapai 339.359 TEUs, naik 10,3 persen dibandingkan Agustus 2025 yang berada di level 307.559 TEUs.
Baca juga: IPC TPK Genap 13 Tahun, Siap Tingkatkan Produktivitas dan Layanan Berbasis Teknologi
Secara kumulatif, volume bongkar muat Januari-Agustus 2026 mencapai 2.510.561 TEUs, tumbuh 8,37 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 2.316.744 TEUs.
Pertumbuhan tersebut tersebar di sejumlah wilayah operasi. Terminal Teluk Bayur mencatat kenaikan tertinggi sebesar 14,6 persen, disusul Terminal Tanjung Priok 13,2 persen, Terminal Panjang 10,9 persen, dan Terminal Pontianak sebesar 4,2 persen.
Baca juga: Tekan Polusi Pelabuhan, IPC TPK Uji Emisi Ratusan Truk Peti Kemas
Senior Manager Sekretariat Perusahaan IPC TPK Daniel Setiawan mengatakan peningkatan kinerja tersebut didukung optimalisasi fasilitas terminal serta upaya memperbaiki efisiensi operasional.
“Memasuki triwulan akhir tahun 2026, IPC TPK akan terus memperkuat kolaborasi dengan para pemangku kepentingan di industri logistik dan kepelabuhanan,” ujar Daniel, Senin (13/9/2026).
Baca juga: Cara Unik IPC TPK Bangun Koordinasi Mitra Lewat Bowling Fun Games
Menurut dia, perusahaan juga mempertahankan perhatian pada kompetensi SDM, keselamatan kerja, efisiensi waktu sandar kapal, serta percepatan proses bongkar muat untuk menjaga stabilitas operasional hingga akhir tahun.
Editor : Sondang