JAKARTA, GoBanten.com - Transformasi digital di sektor pendidikan Indonesia terus menghadapi tantangan, terutama dalam hal integrasi perangkat, pelatihan guru, dan kesiapan sistem pembelajaran.
Menjawab kebutuhan tersebut, Samsung Electronics Indonesia meluncurkan Samsung for Education Programme sebagai upaya mempercepat adopsi teknologi di sekolah.
Baca juga: Orang Tua Kini Ajarkan Bahasa Asing Sejak Kecil, Apa Manfaatnya?
Program ini hadir di tengah dorongan penerapan Kurikulum Merdeka yang menuntut pendekatan pembelajaran lebih fleksibel dan berbasis teknologi. Namun, di lapangan, banyak sekolah masih menghadapi kendala dalam mengoptimalkan penggunaan perangkat digital secara efektif.
Samsung for Education Programme dirancang sebagai solusi terintegrasi yang tidak hanya menyediakan perangkat, tetapi juga pelatihan guru dan sistem pendampingan.
Pendekatan ini dinilai penting untuk memastikan teknologi benar-benar berdampak pada proses belajar-mengajar.
Baca juga: IPC TPK Genap 13 Tahun, Siap Tingkatkan Produktivitas dan Layanan Berbasis Teknologi
Vice President and Regional Head of Mobile eXperience Business Samsung Electronics Southeast Asia and Oceania, Carl Nordenberg, mengatakan teknologi harus mampu mendukung peningkatan kualitas pendidikan secara menyeluruh.
“Teknologi seharusnya menjadi alat yang memberdayakan guru dan siswa. Kami ingin membantu sekolah membangun kesiapan digital yang berkelanjutan,” ujarnya,. Jumat (17/7/2026).
Program ini juga menekankan pentingnya peningkatan kapasitas guru melalui pelatihan terstruktur dan pengembangan profesional. Tanpa dukungan tersebut, pemanfaatan teknologi dinilai tidak akan optimal dalam meningkatkan kualitas pembelajaran.
Baca juga: Kampus Diminta Bangun Sistem Pengawasan Ketat Cegah Predator Seksual
Selain itu, aspek keamanan data menjadi perhatian, terutama dalam penggunaan perangkat digital di lingkungan pendidikan. Sistem keamanan terintegrasi dinilai penting untuk melindungi data siswa dan mendukung proses pembelajaran yang aman.
Dengan semakin luasnya adopsi teknologi di lebih dari ratusan ribu sekolah di Indonesia, kolaborasi antara sektor swasta dan dunia pendidikan dinilai menjadi salah satu kunci dalam mempercepat transformasi digital yang merata dan berkelanjutan.
Editor : Sondang