Prambanan Jazz 2026 Pecahkan Rekor 85 Ribu Penonton, Ini Dampaknya

Reporter : Sondang
Prambanan Jazz Festival 2026. Foto ist

YOGYAKARTA, GoBanten.com - Prambanan Jazz Festival 2026 mencetak rekor baru dengan total 85 ribu penonton selama tiga hari penyelenggaraan, 3–5 Juli 2026. Namun di balik capaian tersebut, festival ini juga memunculkan sejumlah catatan evaluasi terkait konsep dan kenyamanan penonton.

Lonjakan jumlah pengunjung tak hanya berdampak pada kemeriahan konser, tetapi juga menggerakkan ekonomi lokal. Tingkat hunian hotel di sekitar kawasan Prambanan dilaporkan mencapai 100 persen, sementara pelaku usaha kuliner dan UMKM merasakan peningkatan pendapatan signifikan selama acara berlangsung.

Baca juga: Joey Alexander, NIKI, hingga The Rose Siap Guncang Prambanan Jazz 2026

Founder Rajawali Indonesia, Anas Syahrul Alimi, menyebut lebih dari 70 persen penonton berasal dari luar Yogyakarta. “Ini bukan hanya festival musik, tapi juga penggerak ekonomi daerah yang dampaknya terasa luas,” ujarnya, Selasa (7/7/2026).

Baca juga: Cita Loka Fest 2026 Apresiasi Inovasi Pemprov DKI dan Bank Jakarta

Meski sukses secara angka, kritik muncul dari penonton terkait komposisi lineup yang dinilai kurang mencerminkan identitas jazz. Kehadiran musisi lintas genre seperti NIKI hingga The Rose memicu perdebatan soal arah kurasi festival.

Menanggapi hal tersebut, Anas menegaskan pihaknya tidak menutup diri terhadap kritik. Ia menyebut komposisi musisi jazz tahun ini justru meningkat menjadi 63 persen, dengan nama-nama seperti Joey Alexander dan Fariz RM tetap menjadi bagian penting festival.

Baca juga: Banten Perkuat UMKM Perempuan, Akses Permodalan Dipermudah

Selain isu kurasi, kepadatan penonton dan kenyamanan area juga menjadi perhatian. Penyelenggara pun membuka kemungkinan perluasan area festival untuk edisi mendatang guna meningkatkan pengalaman penonton, tutup Anas.

Editor : Sondang

Tangerang Raya
Berita Populer
Berita Terbaru